
Senin, 31 Agustus 2009
detikcom : Barca Menang, Ibra Cetak Gol
summary : Hasil positif diraih juara bertahan Barcelona di laga La Liga perdananya musim ini. El Barca menang 3-0 atas Sporting Gijon dan Zlatan Ibrahimovic mencetak gol pertamanya untuk tim barunya itu. (read more)
Senin, 17 Agustus 2009
17 Agustus 2009 di Desa Bajera






MERDEKA!!!!!!!!!!!!!!
Perayaan HUT Proklamasi Republik Indonesia berlangsung cukup meriah di desa kami tercinta Desa Bajera. Acara ini sudah berlangsung sejak tanggal 10 Agustus 2009 ini terselenggara berrkatkat usaha Kades Bapak Alit Sutama dan jajarannya beserta segenap lapisan masyarakat bajera yang sangat antusias mengikuti segala kegiatan..
Mulai dari senam lansia..gerak jalan santai,pesraman kilat, lomba anak2..lomba Dharma Shanti, MarcingBand anak PRAMUKA, Sepeda Hias dan di tutup dengan Pementasan Joged Bumbung..Acara berlangsung sangat meriah, walaupun terdapat banyak kekurangan...namun hal ini tidak mengurangi kebanggaan kami terhadap desa bajera dana Negara Indonesia..
Semoga acara ini dapat berlangsung berkesinambungan di tahun2 yang akan datang..
BRAVO BAJERA
BRAVO INDONESIAKU
MERDEKA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tumpek Landep, Jaga Kesucian Teknologi di Bali

Oleh I Ketut Sutika
Denpasar (ANTARA News) - Hari keagamaan umat Hindu dalam beberapa pekan belakangan jatuh secara beruntun.
Dalam bulan ini terdapat dua hari suci, yakni Hari Raya Saraswati, hari turunnya ilmu pengetahuan yang jatuh pada Sabtu (10/11), menyusul Hari Pagerwesi (meningkatkan keteguhan iman) yang dirayakan umat Hindu pada hari Rabu (14/11).
Umat Hindu setelah merayakan kedua hari baik itu, kembali akan merayakan Hari Tumpek Landep, Sabtu (24/11), yang kali ini bertepatan dengan hari Purnama, untuk melakukan persembahan suci bagi segala jenis benda tajam seperti keris dan senjata pusaka.
Demikian pula persembahan terhadap berbagai jenis alat produksi dan aset antara lain mesin, kendaraan atau benda-benda yang terbuat dari besi, tembaga, emas, perak dan benda-benda teknologi lainnya.
"Tumpek Landep merupakan hari peringatan untuk memohon keselamatan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai Dewa Senjata atau peralatan dari bahan besi, logam, perak dan emas," tutur Ketua Program Studi Pemandu wisata Institut Hindu Dharma Indonesia (IHDN) Denpasar, Drs I Ketut Sumadi M.Par.
Pria kelahiran Gianyar yang juga mahasiswa program doktor (S-3) Kajian Budaya Universitas Udayana itu menambahkan, Tumpek Landep juga sebagai "pujawali" Betara Siwa yang berfungsi melebur dan "memralina" (memusnahkan) agar kembali ke asalnya.
Melalui perayaan "Tumpek Landep" umat manusia diharapkan dapat lebih menajamkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) untuk kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.
"Tumpek Landep" salah satu hari yang cukup diistimewakan umat Hindu jatuh setiap 210 hari sekali. Kala itu masyarakat Bali menggelar kegiatan ritual yang khusus dipersembahkan untuk benda-benda dan teknologi, berkat jasanya yang telah mampu memberikan kemudahan dalam mencapai tujuan hidup.
Persembahan korban suci, menurut Ketut Sumadi, juga ditujukan untuk alat-alat pertanian seperti cangkul, sabit dan alat-alat pertanian lainnya bagi seseorang yang profesi sebagai petani.
Demikian pula mobil, sepeda motor, sepeda angin, mesin-mesin, komputer, televisi, radio, pisau, keris, tombak dan berbagai jenis senjata, juga mendapat persembahan banten, rangkaian khusus kombinasi janur, bunga, buah dan aneka jajan.
Mobil dan sepeda motor yang lalu-lalang di jalan raya pada hari Tumpek Landep juga mendapat perlakuan istimewa, diberi persembahan sesajen dan hiasan khusus dari janur yang disebut "ceniga", "sampian gangtung", dan "tamiang".
Semua itu merupakan wujud puji syukur orang Bali ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan pengetahuan dan kemampuan merancang teknologi canggih, hingga tercipta benda-benda yang dapat mempermudah kehidupan manusia di dunia ini.
Menurut Sumadi, teknologi canggih harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat positif, sesuai dengan konsep hidup orang Bali, "Tri Hita Karana", hubungan yang harmonis dan serasi sesama umat manusia, manusia dengan lingkungan dan manusia dengan Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa.
Oleh sebab itu, seluruh peralatan yang dipakai umat manusia untuk mengolah isi alam, khususnya peralatan yang mengandung unsur besi, baja, emas, atau perak, harus tetap dijaga kesuciannya.
Dengan demikian selamanya diharapkan dapat digunakan dengan baik tanpa merusak alam. Orang yang bekerja sebagai petani misalnya, akan merawat dan menjaga alat-alat pertaniannya dengan baik, seperti bajak, cangkul, dan sabit.
Sementara masyarakat yang bekerja sebagai pembuat berbagai peralatan dari bahan baku besi, baja, emas, perak (perajin) pun akan memelihara dan menjaga peralatannya.
Vibrasi Kesucian
Wisatawan mancanegara yang menikmati liburan di Pulau Dewata, ada di antaranya memiliki aura spiritual yang kuat, sehingga mereka bisa merasakan rangkaian ritual di Pulau Dewata. Termasuk Tumpek Landep menjadikan bumi Bali penuh memancarkan vibrasi kesucian, kedamaian dan kenyamanan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Bali Drs I Gde Nurjaya, pelancong pun memuji tradisi penuh ritual ini sebagai kegiatan yang penuh spirit kemanusiaan dalam membangun manusia yang arif yang dapat memanfaatkan kemajuan iptek.
Seirama dengan kemajuan itu, orang-orang Bali semakin banyak memiliki sarana kelengkapan rumah tangga yang terbuat dari besi maupun tembaga.
Sarana perlengkapan itu antara lain mobil, sepeda motor, televisi, radio, dan jenis peralatan lainnya. Bagi mereka yang terjun dalam bisnis foto copy dan percetakan yang mengoperasikan berbagai mesin, juga melaksanakan upacara Tumpek Landep, dengan panjatan doa agar peralatan yang mereka gunakan lebih awet dan tidak segera rusak.
"Kalau mobil-mobil mewah itu bisa berkomunikasi, tentu berharap dibeli oleh orang Bali, karena selain dirawat dengan baik, juga mendapat perlakuan khusus pada hari Tumpek Landep," ujar Nurjaya.
Semua peralatan dari besi, termasuk mesin, harus terpelihara kesuciannya, dengan harapan tidak menimbulkan masalah bagi kehidupan umat manusia dan alam semesta.
Perawatan dan pemeliharaan yang dimaksud, baik secara fisik, maupun niskala (gaib) dengan melaksanakan kegiatan ritual yang disebut upacara Tumpek Landep.
Upacara tersebut dilaksanakan untuk memohon keselamatan kehadapan "Sang Hyang Pasupati", manifestasi Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Dewa pencipta dan pemilik peralatan yang terbuat dari besi, perak, emas.
Makna dari pelaksanaan upacara Tumpek Landep menurut Sumadi, ayah dari dua putra itu, adalah mengasah dan meningkatkan ketajaman pikiran, menjaga kesucian teknologi serta mohon kekuatan lahir batin agar manusia selamat dalam mengarungi "samudera kehidupan".
Umat manusia hendaknya terus meningkatkan ketajaman dan kecerdasan akal serta pikiran dengan mempelajari berbagai ilmu pengetahuan. Sebab dari semua makhluk yang dilahirkan ke dunia, hanya manusia yang dibekali kecerdasan akal dan pikiran.
"Manfaatkanlah itu untuk membebaskan diri dari samsara atau penderitaan dan kelahiran berulang-ulang," ujar Sumadi seraya menjelaskan, secara teknis pelaksanaan upacara Tumpek Landep diuraikan dalam lontar Sundarigama, salah satu kitab ajaran agama Hindu.
Adapun sesajen yang dipersembahkan pada hari Tumpek Landep terdiri atas tumpeng putih kuning selengkapnya dengan lauk sate, terasi merah, daun dan buah-buahan 29 tanding (kelompok) dihaturkan di sanggah/merajan (tempat suci)`.
Persembahan kepada Sanghyang Pasupati berupa sebuah "Sesayut" Pasupati, sebuah "Sesayut Jayeng Perang", sebuah "Sesayut Kusumayudha", "Banten Suci", "Daksina, Peras, Ajuman, Canang Wangi, Reresik atau Pabersihan", yang semuanya terbuat dari rangkaian janur.
Besar kecilnya upacara tersebut dilaksanakan sesuai kemampuan seseorang atau perusahaan. Biasanya perusahaan besar akan menambah upacara ini dengan membuat pesta masakan khas Bali.
Oleh sebab itu tidak mengherankan, jika berbagai benda, termasuk mesin-mesin dan mobil pada hari Tumpek Landep dihias sedemikian rupa dengan berbagai ornamen "reringgitan" yang terbuat dari janur dan kain warna putih kuning.
Mobil atau sepeda motor yang usai diupacarai biasanya tidak dilepas perhiasannya, sehingga saat melintas di jalan raya mobil itu tampak berbeda dengan hari-hari biasa.
Warga masyarakat pun tampak lebih waspada di jalan, karena hari itu adalah hari istimewa bagi kendaraan kesayangannya. Jika makna universal Tumpek Landep itu bisa dihayati dan diamalkan oleh seluruh umat manusia di muka bumi, tentu tidak akan terjadi berbagai kerusakan lingkungan.
Tentu sangat bagus jika spirit perdamaian dari upacara Tumpek Landep yang dilaksanakan umat Hindu di Bali terus didengungkan ke seluruh penjuru dunia dalam membangun kehidupan dunia global yang damai sejahtera, ujar Ketut Sumadi. (*)
Sabtu, 08 Agustus 2009
DENSUS 88 AT VS TERRORISM
ENAKNYA JADI BINTANG IKLAN LEWAT PHOTOFUNIA


Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh http://www.photofunia.com yaitu :1. Kreasi Foto dengan 3 Langkah yang sangat mudah
2. Tampilan yang simple dan pilihan kreasi Photo yang menarik
3. Teknologi Face Detection yang cukup akurat
Berikut ini beberapa contoh Photo hasil kreasi photofunia.com
Tapi yang perlu anda ketahui adalah Photo yang ingin anda kreasikan adalah photo one-face/ pose wajah tunggal, karena jika anda menggunakan foto dengan banyak objek, maka hasilnya akan kurang bagus untuk beberapa Efek.
langkah untuk membuat kreasi Fhoto adalah :
1. Masuk ke situs http://www.photofunia.com , kemudian pilih salah satu efek yang tersedia
2. kemudian anda akan diminta untuk mengirimkan file fhoto yang ingin di olah
3. jadi deh Tinggal anda save (simpan), jadikan avatar atau apapun. sekarang hasi kreasinya terserah anda saja
Photofunia memang sebuah situs yang menyediakan banyak effek untuk mengubah foto diri. Tinggal pilih effek yang diinginkan lalu upload foto anda. Sim salabim, dalam sekejab anda sudah berubah menjadi selebriti. Bisa jadi caleg, bisa jadi artis, fotomodel, atau apapun yang anda bayangkan. Sama sekali tidak susah dan tidak mahal. Lumayanlah untuk lucu-lucuan.
Hingga saat ini Photofunia menyediakan 85 efek foto yang akan terus bertambah setiap saat. Menurut saya hasil olah foto Photofunia sangat baik. Foto diri dan foto efek dapat terintegrasi dengan baik dan halus dalam sebuah foto baru.
Ide unik ini sangat laris di internet sehingga menghasilkan PR 6 bagi Photofunia. Sementara Alexa rank-nya melesat ke angka 1.400-an. Yang unik memang akan jadi yang laris.
So selamat mencoba..........(dari berbagai sumber alias banyak nyontek)
Jumat, 07 Agustus 2009
KETIKA CAHAYA MULAI TERANG

tanda tanda keberhasilan mulai datang..semangat mulai bangkit..
ketika para teman saudara agen agenku yang sangat aku banggakan mulai
menunjukkan dan membuktikan kualitas kerja dan semangat yang berkobar..
aku mulai yakin kalo bisnis ini sangat penting bagiku anda mereka dan semua
Saat semua mulai bersinar..dan saat Buk Sas my inspiration terus mensuport,
dan Pak Inggas dengan ide idenya yang Brilliance, membuat rasa jengah untuk
bisa lebih cepat sukses mengikuti jejak mereka..
Kuyakin dengan triple T(trust,transparant n Teamwork) aku, kamu dan kita semua
bisa sukses..karena ini bisnis yang sangat mulia..seperti surat cinta yang dibacakan Buk Sas berkali2 saat workshop.
Sekarang aku harus lebih giat dan semangat menjalankan bisnis ini..
mengejar target dan kontes..........
SO JUST DO IT
Fantastic Boom Ultra Shine
HANYA DENGAN :
1. PAB Rp.3.500.000 = 1pcs t-shirt SLFI
2. PAB Rp.6.000.000 = 1pcs Kemeja SLFI
3. PAB Rp.10.000.000 = Rp.250.000
4. PAB Rp.25.000.000 = Rp.500.000
5. PAB Rp.40.000.000 = Rp.1.000.000
6. PAB Rp.50.000.000 = Rp.1.500.000
KETENTUAN :
Nasabah Baru
Polis Suttle date 1 AGUSTUS- 31SEPTEMBER 2009
PIB/TOP-UP/B-ONE TIDAK DIHITUNG KONTES.
AYO KAMU BISA.....!!!!!!!!!!!
Selasa, 04 Agustus 2009
Siapa ahli waris Mbah Surip?

Selasa, 04/08/2009
Mbah Surip adalah orang yang misterius soal keluarganya. Jika ditanya wartawan tentang keluarganya, penyanyi berambut gimbal ini selalu mengelak dan mengalihkan pertanyaan. Bahkan Falcon Records yang merekam lagu-lagu Mbah Surip juga tidak tahu persis siapa keluarga Mbah Surip. Namun yang pasti, menurut Dina, marketing operator Falcon Recods, warisan akan jatuh ke tangan anak Mbah Surip dulu.
Mbah Surip sendiri selama ini selalu ditemani lelaki bernama Farid yang selalu dikatakan sebagai anaknya. Tidak jelas, apakah Farid ini anak kandungnya atau bukan. Farid pula yang memboncengi Mbah Surip ketika tiba di rumah Mamiek Srimulat, sebelum Mbah Surip meninggal dunia.
Mbah Surip juga selalu menangani sendiri urusan kontraknya dan tidak pernah menyebut anak atau keluarganya sebagai ahli warisnya dalam kontraknya. Karena itu, siapa ahli waris Mbah Surip untuk lagu-lagunya yang digemari orang, juga masih belum jelas.
Yang jelas, Mbah Surip yang sebagian besar waktu hidupnya dihabiskan di jalanan ini, kini sudah menjadi miliuner. Sebab, penghasilannya dari RBT saja dia bisa memperoleh uang Rp 4 Miliar! Sayangnya ketenaran dan kepopuleran Mbah Surip hanya sesaat karena dia keburu meninggal. Selamat jalan Mbah Surip!(yahoo!)
Photo Photo Nariz





Seandainya aku jadi artis terkenal..hahaha........
Photoku dimana-mana....ketika ketenaran jadi tujuan....seandainya itu terjadi..saat diatas angin......saat semua dalam genggaman....tetaplah membumi............seperti Penjor............seperti Ilmu Padi..................HUahahaaaaaaaaaaaaaaaa...
like mbah Surip...I LOVE YOU FULL
Biodata Mbah Surip






Nama Beken : Mbah Surip
TTL : Mojokerto 5 MEI 1949
Gelar Pendidikan : Drs, Insinyur dan MBA
Resep sehat : Jangan makan yang gak kamu sukai dan bergaullah dengan orang yang
kamu sukai
Pekerjaan lama : Engineer di bidang pengeboran minyak, tambang berlian, emas dll
makanan Favorit : Perkedel kentang
Minuman Favorit : Kopi hitam
Aliran Musik : Reggae
Jargon : I Love You Full
Dilahirkan di Mojokerto, 5 Mei 1949 dengan nama asli Urip Ariyanto adalah duda dengan empat orang anak sekaligus kakek dari empat cucu. Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian bahkan lelaki yang memiliki gelar Drs, Insinyur dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California.
Dalam perjalanan bermusiknya, ia telah mengeluarkan beberapa album yang dimulainya sejak 1997. Beberapa albumnya antara lain, IJO ROYO-ROYO (1997), INDONESIA I (1998), REFORMASI (1998), TAK GENDONG (2003) dan BARANG BARU (2004).
Tak Gendong sendiri ia ciptakan pada 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip lagu ini memiliki makna filosofi tersendiri, yakni belajar salah.(Blog Biodata Artis)
SELAMAT JALAN MBAH SURIP


Jakarta Nyawa Mbah Surip tidak bisa terselamatkan oleh dokter di RS Pusdikkes, Jakarta Timur. Penyanyi lagu 'Tak Gendong' itu telah meninggal saat tiba di rumah sakit tersebut."Jadi pas tiba di sini sudah tidak bernyawa, sudah meninggal," kata Mega, petugas RS Pusdikkes kepada detikcom.
Penyanyi berambut gimbal itu menderita gagal jantung.
"Tadi dia meninggal pukul 10.20 WIB. Setelah dicek mengalami gagal jantung," kata perawat UGD RS Dik Pusdikkes, Lettu Sukadi, di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Selasa (4/8/2009).Mbah Surip dilarikan ke RS Dik Pusdikkes dalam kondisi telah meninggal dunia. Mbah Surip sebelumnya sempat dirawat di kediaman pelawak Mamiek Prakoso, anggota Srimulat.
Sehari sebelum meninggal, penyanyi berambut gimbal itu sempat memeriksakan kondisi fisiknya ke dokter.
"Katanya karena kelelahan, kurang istirahat," kata Mamiek Prakoso melalui telepon, Selasa (4/8/2009).
Mbah Surip kemudian menginap di rumah pentolan grup lawak Srimulat itu di Kampung Makassar, Jakarta Timur. Sampai pagi ini pelantun lagu reggae "Tak Gendong" itu masih terlihat sehat bahkan sempat sarapan bersama.
Minggu, 02 Agustus 2009
Saraswati di Pura Luhur Mekori




Hari Raya Saraswati yaitu hari Pawedalan Sang Hyang Aji Saraswati, jatuh pada tiap-tiap hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Pada hari itu kita umat Hindu merayakan hari yang penting itu. Terutama para pamong dan siswa-siswa khususnya, serta pengabdi-pengabdi ilmu pengetahuan pada umumnya. |
| Dalam legenda digambarkan bahwa Saraswati adalah Dewi/ lstri Brahma. Saraswati adalah Dewi pelindung/ pelimpah pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra. Berkat anugerah dewi Saraswati, kita menjadi manusia yang beradab dan berkebudayaan. |
| Dewi Saraswati digambarkan sebagai seorang wanita cantik bertangan empat, biasanya tangan- tangan tersebut memegang Genitri (tasbih) dan Kropak (lontar). Yang lain memegang Wina |
| Upacara pada hari Saraswati, pustaka-pustaka, lontar-lontar, buku-buku dan alat-alat tulis menulis yang mengandung ajaran atau berguna untuk ajaran-ajaran agama, kesusilaan dan sebagainya, dibersihkan, dikumpulkan dan diatur pada suatu tempat, di pura, di pemerajan atau di dalam bilik untuk diupacarai |






Almarhum Bendul baru seminggu meninggal dunia, oleh malaikat jalan-jalan di akherat guna diperkenalkan dengan lingkungan barunya.
Disuatu tempat Bendul melihat orang-orang yang disiksa, dicambuk dan dibakar di atas api neraka. Setelah disiksa mereka mati tapi hidup lagi lalu disiksa lagi. Begitu terus berulang-ulang.
Lalu Bendul lalu bertanya kepada Malaikat. Wahai Malaikat, tempat apakah itu namanya? dan kenapa mereka disiksa?
O..itu namanya neraka, tempat orang-orang yang selama hidupnya suka mencuri, berzina, korupsi dan semua perbuatan berdosa lainnya. jawab Malaikat.
O..begitu ya, lalu Bendul diajak berjalan lagi untuk melihat tempat penyiksaan yang lain sampai suatu saat Bendul melihat Amrozi CS sedang berada di tempat yang sejuk, indah dan pemandangannya indah sekali.Di
sana Amrozi CS ditemani wanita-wanita cantik telanjang, iringi musik nan merdu, di meja dihidangkan makanan yang serba lezat. Lalu dengan sedikit heran Bendul bertanya. “Wahai malaikat tempat apakah itu namanya ?”
“O..itu surganya Amrozi !’ Jawab malaikat.
Kemudian Bendul diajak berjalan lagi.Tiba-tiba terdengar suara Bom, Bluarrr,,bendul heran tapi masih terdiam,,merekapun berjalan lagi. Sekitar sepuluh menit kemudian terdengar bom lagi.Bendulpun bertanya kepada malaikat, “Suara apakah itu wahai Malaikat ?”
“O..itu suara bom, setiap sepuluh menit surganya Amrozi kami ledakkan..!! !”
(postingan dari http://mrlekig.wordpress.com/2007/09/07/amrozi-kapan-kau-masuk-surga/)